RUMAH TAHAN GEMPA BUMI
Indonesia merupakan salah satu bagian dunia yang sangat rawan akan bencana alam gempa bumi. Namun masih banyak bangunan, baik yang modern maupun yang sudah lama, kurang memperhatikan prinsip-prinsip mendasar bangunan yang aman akan bahaya gempa.
Setelah saya berpetualang di dunia maya dan berniat menemukan sesuatu yang bermanfaat untuk membantu meringankan beban masyarakat dan Negara Indonesia, akhirnya saya menemukan artikel yang sangat bagus yang mudah-mudahan membantu meringankan bahkan dapat menyelamatkan masyarakat Indonesia kita dari bencana gempa bumi… Amin… atas Rahmat ALLAH SWT.
Artikel yang saya dapat dari penjelajahan dari hasil surfing saya di internet adalaha artikel tentang BANGUNANA RUMAH yang tahan terhadap GEMPA BUMI.. langsung aja kita simak dan kita pelajari sama-sama ya.
KONSEP RUMAH TAHAN GEMPA BUMI
Indonesia merupakan salah satu bagian dunia yang sangat rawan akan bencana alam gempa bumi. Namun masih banyak bangunan, baik yang modern maupun yang sudah lama, kurang memperhatikan prinsip-prinsip mendasar bangunan yang aman akan bahaya gempa.
Kita akan membahas konsep sederhana tentang membangun rumah yang kokoh dan mampu menahan goncangan gempa, sehingga kita merasa aman dan nyaman berada di dalam rumah.
Bangunan Dinding :
Sebagian besar kita membangun rumah kita dengan batu bata merah ataupun batako dan bahan dasar strukturnya menggunakan beton baja bertulang. Semua material di atas sudah kokoh untuk menghadapi gempa, namun penerapan yang kurang benar dapat mengakibatkan kehancuran yang fatal dan korban jiwa mengingat material-material ini sangat berat. Untuk amannya, dinding bata harus diperkuat dengan kolom, sloof, ring balok dari beton atau kayu. Caranya adalah dengan memberi angkur antara dinding bata dengan kolom, sloof dan ring balok. Dan yang perlu diperhatikan adalah jumlah besi pada setiap kolom, balok dan sloof, jangan sampai kurang. Untuk detail berapa perhitungan yang tepat, Anda dapat berkonsultasi dengan seorang arsitek ataupun ahli sipil dan perancangan agar sesuai dengan bangunan Anda.
Bangunan Kayu :
Dapat dikatakan, bahwa bangunan dengan bahan dasar kayu adalah bangunan yang paling sesuai. Kayu bersifat tidak terlalu berat dan jauh lebih elastis dibandingkan dengan beton maupun
bata, sehingga dapat menahan goncangan. Dengan menggunakan struktur kayu, rumah dapat ‘bergerak’ mengikuti ayunan gempa tanpa terjadinya patahan atau keretakan. Berikut ini beberapa konsep dalam membangun rumah kayu.
• Hubungan antara kolom dan balok atap harus diberi balok penopang diagonal dan datar.
• Hubungan antara balok lantai dan kolom harus diberi balok penopang diagonal dan datar.
• Pondasi umpak harus tertanam sedalam > 30 cm ke dalam tanah.
Denah Bangunan :
Bentuk denah bangunan yang baik adalah tidak terlalu panjang atau terlalu luas. Bila Anda memiliki lahan yang luas dan ingin membangun rumah yang lumayan besar, usahakan bangunan itu nantinya tidak berupa satu massa besar, namun sebaiknya dipisahkan. Denah bangunan yang terlalu panjang harus dipisahkan dan denah berbentuk L dan U harus dipisahkan. Semakin panjang bentangan bangunan Anda, maka akan semakin lemah menghadapi amukan gempa.
Pada akhirnya, semua kembali kepada tenaga manusia. Sebisa mungkin Anda ikut mengawasi proses pekerjaan. Hal ini untuk menghindari beberapa ‘kecurangan’ yang terjadi di dalam proses pembangunan. Nah, kini Anda dapat mencoba membangun rumah yang aman dan nyaman bagi keluarga Anda. BY
Sumber : MAJALAH 3636 Life Style
